Minggu, 11 Mei 2008

PENGALAMAN SEORANG CERIA OFFICER JAWA TENGAH

Saya Triyanto. Saat ini saya menjadi Ceria Officer (Sales Officer) di CV. Wahyu Ceria, Authorized Dealer Ceria Wilayah Kudus Jawa Tengah, Cabang Pati, Jateng. Alhamdulillah, 2 bulan bergabung dengan Ceria saya mendapatkan penghasilan yang fantastis. Pada bulan April kemarin total pendapatan saya Rp. 6.650.000,-. Dan saya tampil sebagai CO (Ceria Officer) terbaik, dengan penjualan sejumlah 120 unit. Jika Anda tertarik bergabung dengan Ceria Officer, inilah saat yang tepat untuk Anda, selagi Ceria sedang dalam tahap pertumbuhan, masih banyak peluang yang ada di depan, sangat banyak.... Yang penting Anda bekerja 100%. Ibaratkan bola, jika Anda lempar perlahan ke dinding, maka Anda akan mendapatkan bola itu kembali secara perlahan, bahkan terkadang tidak kembali dan berhenti di lantai. Akan tetapi jika Anda lempar sekuat tenaga Anda, niscaya Anda akan mendapatkan bola itu kembali dengan keras pula bahkan akan terpantul untuk kedua kalinya. Itu prinsip saya... Saya memang berpengalaman di beberapa perusahaan lain bahkan sejenis dengan PT. STI, namun itu bukanlah suatu faktor utama penunjang keberhasilan saya di Ceria. Prinsip kerja yang saya lakukan tetaplah sama yakni; saya harus menjadi yang paling unggul disetiap komunitas.... Dan itu terbukti..Di Perusahaan sebelumnya, sayapun pernah menjadi Sales Agen terbaik selama 4 (empat) bulan... Penjualan saya melambung diatas rata-rata... Semua berkat kerja keras dan belajar...Learning Culture harus di budayakan di setiap pekerjaan. Apapun bisa menjadi media belajar. Ikhlas-lah menghadapi customer. Terkadang kita nyerocos hingga berbusa-busa tapi tanpa hasil, terimalah dengan hati ikhlas. Hadapi semua customer dengan senang hati.Adaptasi-lah dengan semua customer. Datangilah customer dengan langsung Anda beradaptasi. Resmi-lah jika Anda presentasi di instansi. Jadilah orang jalanan ketika menghadapi customer di jalanan... Gunakan bahasa yang Anda kira sesuai dengan kelas customer. Jangan gunakan bahasa yang terlalu intelek ketika Anda menghadapi masyarakat awam. Begitu juga sebaliknya.Masih ada beberapa trik dan tips menjadi orang yang menonjol. Mungkin lain kali kita bisa bahas lebih banyak. Sayapun masih terus belajar. Masih banyak hal yang saya belum dapatkan, belum temukan. Saya terus mencari. Saya akan membuat sebuah Marketing Mix denagn cara menggabungkan metode-metode penjualan dari orang lain.Sekian dan TerimakasihSalam Ceria.jangan lupa mampir ke blog saya.

Kamis, 01 Mei 2008

JANGAN LUPAKAN MEREKA!!!! SPG CERIA

Spg ???
alah satu asset untuk meningkatkan pangsa pasar adalah merek. Dan loyalitas merek merupakan inti dari brand equity. Perusahaan-perusahaan besar seperti PT.SAMPOERNA TELEKOMUNIKASI INDONESIA rela menghabiskan banyak uang untuk membangun dan mengorbitkan merek. Tak pelak, persaingan antarmerek pun menjadi sangat sengit. Para pengelola dengan sekuat tenaga berjuang agar mereknya mendapatkan brand awarenes tertinggi dari konsumen.
Untuk menganalisis pasar, pemasar terlebih dahulu harus mengetahui bagaimana perilaku konsumen di dalam pasar tersebut. Menurut Uway (Majalah Marketing, 2007: 10) perilaku konsumen Indonesia selalu menarik untuk dibicarakan. Tidak saja oleh para produsen, pemasar, dan pengamat bisnis. Di kalangan praktisi periklanan pun topik ini tidak pernah luput dari pembicaraan. Terlebih, bagaimana cara suatu produk diiklankan akan sangat mempengaruhi minat konsumen terhadap produk tersebut. Memang, iklan bukan satu-satunya faktor yang menjadi penentu suatu produk dibeli. Masih ada faktor-faktor lain (sosial-budaya, pendidikan dan tingkat religiusitas) yang juga menjadi penyebab orang tertarik membeli. Namun, tak disangkal bahwa peran iklan masih lebih dominan dibandingkan unsur lainnya. Karena perilaku konsumen Indonesia begitu beragam, maka perlu ada analisis mendalam sebelum suatu iklan dibuat supaya iklan itu mengena di kelompok segmen yang dibidiknya.

Terdapat 10 karakter unik konsumen Indonesia, yaitu berpikir jangka pendek, tidak terencana, suka berkumpul, gagap teknologi, berorientasi pada konteks, suka merek luar negeri, religius, gengsi, kuat di subkultur, dan kurang peduli lingkungan. (Majalah Marketing, 2007)

Makanya Perusahaan lebih banyak menggunakan jasa para SPG sales promotion girl. Yang sampai sekarang masih di pakai oleh sebagian perusahaan di indonesia.

Seberapa pentingkah mereka??

Dari hasil survai hampir 80 % konsumen di indonesia lebih tertarik membeli product dari penawaran seorang SPG ketimbang membeli sendiri di counter2 yang di sediakan .

begitu pula di STI .Ceria adalah product Telekomunikasi yang di tawarkan ke pelanggan langsung sangat sangat membutuhkan mereka para SPG. makanya jangan lupakan mereka: