BERANIKANLAH UNTUK MEMPERBARUI DIRI
Rekan-rekan Super buat Rekan Rekan ceria ,
Mudah-mudahan sapa saya hari ini mendapati Anda semua dalam keadaan sehat, dan dalam kedamaian yang dinamis menapaki jalan-jalan indah dari kehidupan Anda dan keluarga tercinta.
Selamat menikmati keindahan dari ibadah puasa di bulan yang suci ini, bagi rekan-rekan terkasih yang sedang menunaikannya. Semoga ketaatan kita kepada Tuhan Yang Maha Pengasih menjadi pemantas bagi terjawabnya semua impian hati kita.
Kepada rekan-rekan Super Members yang baru bergabung, saya sampaikan selamat datang. Amatilah apa saja yang menjadi isi, cara bersapa dan berbagi di ruang keluarga MTSC yang ramah ini, dan segerakanlah diri Anda untuk memperkenalkan diri kepada lebih dari 9,300 Super Members MTSC. Mudah-mudahan kebersamaan Anda dengan kami bisa menjadi pengundang bagi perubahan-perubahan besar yang Anda rindukan selama ini.
...........
MTSN
BERANIKANLAH UNTUK MEMPERBARUI DIRI
Beranikanlah untuk memperbarui diri,
karena tidak mungkin sebuah pribadi yang lama
berhak bagi sesuatu yang baru.
Mulai hari ini, marilah kita bersungguh-sungguh untuk mengganti setiap dan semua cara kita yang tidak sesuai lagi bagi kebesaran yang kita inginkan bagi diri kita sendiri.
Bila banyak dari yang Anda inginkan belum mengambil bentuk nyatanya yang menjadikan kehidupan Anda lebih utuh, dan bila banyak dari keinginan Anda hanya menjadi penyemangat bagi Anda untuk merajut lebih banyak keinginan baru, maka Anda harus tulus menerima bahwa ada yang harus diperbarui.
Sadarilah bahwa,
Tidak semua keinginan untuk menjadi,
disertai dengan upaya membangun kepantasan untuk menjadi.
Maka pertanyaannya kepada Anda,
Apakah yang sedang Anda kerjakan hari ini adalah upaya bernilai yang akan menjadikan Anda pantas menerima yang Anda minta?
Ataukah Anda sedang bekerja untuk menunggu waktu pulang?
Jangan heran, karena ada di antara kita yang ketidak-sabarannya bukanlah terhadap lambatnya reaksi pasar atau kekurang-sigapan organisasinya, tetapi terutama terhadap lambatnya kedatangan akhir minggu ini.
Sebagian dari kita sedang tidak sabar untuk membangun hasil-hasil super dalam pekerjaan kita, dan sebagian lagi sedang tidak sabar untuk menghidari pekerjaan.
Mereka berbeda, tetapi mereka memiliki kesamaan yang akut; yaitu keduanya menginginkan keberhasilan melalui pekerjaan mereka. Yang satu menginginkan keberhasilan melalui yang dikerjakannya, dan yang satu ini menginginkan keberhasilan dari pekerjaan yang kalau bisa dihindarinya.
Ada beberapa dada yang menjadi sesak karena membaca ini.
Tetapi berbahagialah, karena itu tanda bahwa Anda mengenali keharusan untuk memperbaruhi diri.
Pribadi yang baru berhak bagi yang baru.
Segera setelah mengerti,
berlakulah seperti yang Anda mengerti.
Karena,
bila yang Anda lakukan tidak berhubungan dengan pengertian baik,
untuk apakah yang Anda lakukan itu?
Sahabat-sahabat Indonesia yang super,
Saya berharap bahwa sapa sederhana saya ini dapat hadir bersama Anda dalam kesibukan Anda hari ini.
Ingatlah bahwa kesibukan Anda tidak boleh hanya berkenaan dengan pengumpulan uang, tetapi juga termasuk kesibukan untuk menjadikan diri Anda sebagai pencerah bagi kehidupan mereka yang penting dalam kehidupan Anda.
Sudahkah Anda menelepon istri atau suami Anda di tempat kerjanya atau di rumah?
Teleponlah, dan katakan bahwa Anda menelepon hanya untuk mengatakan terima kasih atas kesediaannya untuk menua bersama Anda. Beritahulah dia bahwa Anda menyayanginya. Katakanlah bahwa Anda kangen, dan ingin segera memeluknya. Mintalah maaf bila Anda belum bisa membuatnya merasa sebagai yang paling penting dalam hidup Anda.
Anda dilahirkan dengan hati yang lembut, gunakanlah.
...........
Salam sayang dari Ibu Linna dan saya untuk keluarga tercinta.
Sampai kita bertemu nanti.
Terima kasih dan salam super,
Mario Teguh
Selasa, 25 November 2008
Minggu, 02 November 2008
KUTIPAN DARI http://ceriakita.blogspot.com/
Informasi Telepon Ceria, produk PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia (STI), untuk wilayah Yogyakarta (unofficial)
Jumat, 2008 Oktober 03
Efek berantai skema bayaran baru
Dibayar tinggipun, dengan kondisi pasar seperti saat ini, produktivitas tidak akan tinggi. Mungkin itu bisa jadi alasan perusahaan mengapa skema bayaran sales berubah. Bagaimana pikiran sales? Dulu aja sering nombok, apalagi dengan kondisi pasar seperti ini plus bayaran yang makin mepet?
Ada batas tertentu seorang atasan mampu men'drive' bawahannya. Ada batas coaching & motivasi dimana itu manjur untuk membuat sales melakukan apa yang seharusnya ia lakukan, bahkan mungkin lebih. Dan saat ini semua melemah...
Penurunan penjualan, penurunan jumlah karyawan, adalah implikasi wajar dari penerapan skema baru di area dengan tren penjualan yang sudah declining sebelum skema baru digulirkan. Tidak ada habisnya mengeluh, yang diperlukan adalah solusi.
Apa solusinya?
...belum ketemu,..fyuh
bahkan oknum manger malah nyalahin salesman jika tidak ada aktifasi ,seharusnya seorang manger harus memberikan solusi bukan hanya mengkritik dan menjejali dengan kata kata yang seharusnya tidak pantas di kemukakan di hadapan sales
Diposkan oleh Ceria Jogja di 11:28
Jumat, 2008 September 05
CO sebagai seorang konsultan
Menjual memang tugasnya, namun lebih dari itu, seorang CO (Ceria Officer) harus memiliki pengetahuan yang baik tentang produknya sendiri maupun produk dari operator lain.
Nilai suatu produk dapat dilihat dari seberapa besar manfaat produk tersebut bagi penggunanya. Dengan mengenali konsumen dan mengenali produk sendiri, maka CO bisa mempertemukan antara 'kebutuhan' calon konsumen dengan 'pemenuhan kebutuhan' melalui produk yang ia tawarkan.
Seorang CO juga harus mengenali produk operator lain. Dari sekian banyak operator, hampir semua beriklan secara gencar menawarkan beragam 'kelebihan' yang mereka miliki. Apakah memang produk seluler tersebut demikian menarik? Belum tentu. Ada banyak * bintang tersembunyi di sana. Seorang CO harus mampu memaparkan dua sisi, baik - buruk operator lain.
Apabila terjadi penjualan, maka penjualan tersebut benar - benar memberikan manfaat bagi pembelinya. Adaikan tidakpun, ia telah memberikan usaha maksimal dan itu sangat baik bagi perusahaan maupun untuk calon konsumen yang diprospek. Selalu ada manfaat di setiap langkah yang diambil. Itu intinya.
Diposkan oleh Ceria Jogja di 08:39
Label: Wacana
Selasa, 2008 September 30
Menunggu produk baru Ceria
Bulan agustus lalu, saat sales ditanya apa kendala terbesar yang dialaminya saat memasarkan produk, jawaban peringkat pertama ada pada varian produk, setelah itu jaringan, baru yang terakhir adalah tarif. Jawaban sales adalah jawaban orang lapangan yang mengerti betul apa yang ia hadapi di areanya.
September ada perubahan tarif dimana tarif ke operator lain diturunkan. Apakah ada progres yang signifikan terhadap aktivasi? Menurut prediksi saya sih tidak karena tarif bukan kendala utama. Sebuah perjudian yang berani dimana Ceria yang mungil ditarik ke lautan merah tempat hiu - hiu besar saling makan satu sama lain.
Telepon Ceria saat ini mempunyai keterbatasan, yaitu ketiadaan fasilitas entertaintment seperti mp3 player, kamera, maupun radio. Pada kenyataannya, telepon cdma yang beroperasi di frekwensi 450 dan telah dilengkapi beragam fasilitas hiburan banyak bertebaran di internet. Tinggal googling dan beragam merk dan model bermunculan. Dealer yang bermodal lebih atau pengusaha yang berani bisa mengambil kesempatan bermain di ceruk pasar yang sempit ini. Mengapa harus menunggu STI? Ada pasarnya, ada produknya di luar sana. Ada yang berani bertindak?
Diposkan oleh Ceria Jogja di 09:50 0 komentar
Label: Bisnis Ceria, Pemasaran
Jumat, 2008 Oktober 03
Efek berantai skema bayaran baru
Dibayar tinggipun, dengan kondisi pasar seperti saat ini, produktivitas tidak akan tinggi. Mungkin itu bisa jadi alasan perusahaan mengapa skema bayaran sales berubah. Bagaimana pikiran sales? Dulu aja sering nombok, apalagi dengan kondisi pasar seperti ini plus bayaran yang makin mepet?
Ada batas tertentu seorang atasan mampu men'drive' bawahannya. Ada batas coaching & motivasi dimana itu manjur untuk membuat sales melakukan apa yang seharusnya ia lakukan, bahkan mungkin lebih. Dan saat ini semua melemah...
Penurunan penjualan, penurunan jumlah karyawan, adalah implikasi wajar dari penerapan skema baru di area dengan tren penjualan yang sudah declining sebelum skema baru digulirkan. Tidak ada habisnya mengeluh, yang diperlukan adalah solusi.
Apa solusinya?
...belum ketemu,..fyuh
bahkan oknum manger malah nyalahin salesman jika tidak ada aktifasi ,seharusnya seorang manger harus memberikan solusi bukan hanya mengkritik dan menjejali dengan kata kata yang seharusnya tidak pantas di kemukakan di hadapan sales
Diposkan oleh Ceria Jogja di 11:28
Jumat, 2008 September 05
CO sebagai seorang konsultan
Menjual memang tugasnya, namun lebih dari itu, seorang CO (Ceria Officer) harus memiliki pengetahuan yang baik tentang produknya sendiri maupun produk dari operator lain.
Nilai suatu produk dapat dilihat dari seberapa besar manfaat produk tersebut bagi penggunanya. Dengan mengenali konsumen dan mengenali produk sendiri, maka CO bisa mempertemukan antara 'kebutuhan' calon konsumen dengan 'pemenuhan kebutuhan' melalui produk yang ia tawarkan.
Seorang CO juga harus mengenali produk operator lain. Dari sekian banyak operator, hampir semua beriklan secara gencar menawarkan beragam 'kelebihan' yang mereka miliki. Apakah memang produk seluler tersebut demikian menarik? Belum tentu. Ada banyak * bintang tersembunyi di sana. Seorang CO harus mampu memaparkan dua sisi, baik - buruk operator lain.
Apabila terjadi penjualan, maka penjualan tersebut benar - benar memberikan manfaat bagi pembelinya. Adaikan tidakpun, ia telah memberikan usaha maksimal dan itu sangat baik bagi perusahaan maupun untuk calon konsumen yang diprospek. Selalu ada manfaat di setiap langkah yang diambil. Itu intinya.
Diposkan oleh Ceria Jogja di 08:39
Label: Wacana
Selasa, 2008 September 30
Menunggu produk baru Ceria
Bulan agustus lalu, saat sales ditanya apa kendala terbesar yang dialaminya saat memasarkan produk, jawaban peringkat pertama ada pada varian produk, setelah itu jaringan, baru yang terakhir adalah tarif. Jawaban sales adalah jawaban orang lapangan yang mengerti betul apa yang ia hadapi di areanya.
September ada perubahan tarif dimana tarif ke operator lain diturunkan. Apakah ada progres yang signifikan terhadap aktivasi? Menurut prediksi saya sih tidak karena tarif bukan kendala utama. Sebuah perjudian yang berani dimana Ceria yang mungil ditarik ke lautan merah tempat hiu - hiu besar saling makan satu sama lain.
Telepon Ceria saat ini mempunyai keterbatasan, yaitu ketiadaan fasilitas entertaintment seperti mp3 player, kamera, maupun radio. Pada kenyataannya, telepon cdma yang beroperasi di frekwensi 450 dan telah dilengkapi beragam fasilitas hiburan banyak bertebaran di internet. Tinggal googling dan beragam merk dan model bermunculan. Dealer yang bermodal lebih atau pengusaha yang berani bisa mengambil kesempatan bermain di ceruk pasar yang sempit ini. Mengapa harus menunggu STI? Ada pasarnya, ada produknya di luar sana. Ada yang berani bertindak?
Diposkan oleh Ceria Jogja di 09:50 0 komentar
Label: Bisnis Ceria, Pemasaran
Langganan:
Postingan (Atom)

